Tips Budidaya Ikan Cupang

      No Comments on Tips Budidaya Ikan Cupang

Akhir-akhir ini ikan cupang sedang naik daun. Kepopulerannya sampai memengaruhi bebagai kalangan. Tidak jarang artis terkenal sekalipun, seperti Uya Kuya menggemari ikan yang aslinya berasal dari got dan empang-empang ini.

Belum lama ini saya berkesempatan bertemu dan ngobrol santai dengan seorang teman yang merupakan praktisi dari budidaya ikan cupang. Secara gamblang beliau memberitahukan kepada saya tips dan trik dalam budidaya ikan cupang, mulai dari awal persiapan sampai kepada panen.

Berikut secara singkat akan saya rangkum tips-tips dalam budidaya ikan cupang berdasarkan pengalaman langsung dari seorang praktisi, yaitu teman saya.

Baca juga : Ikhtisar Buku SATISFACTION

Pilih Indukan Ikan Cupang

Ikan cupang memiliki berbagai jenis dan kualitasnya masing-masing, pastikan apabila kita ingin mendapatkan hasil anakan yang berkualitas bagus, indukannya wajib memiliki kualitas yang bagus. Karna ini sangat mempengaruhi keberhasilan bagus atau tidaknya anakan yang dihasilkan.

Sebagai dasar, kita perlu juga untuk mengetahui mana ikan jantan dan mana ikan betina, dan perhatikan juga indukan ikan yang kita pilih sudah masuk dalam fase yang matang atau siap pijah.

Berdasarkan fisiknya kita dapat mengetahui ikan jantan dari siripnya yang panjang dan berwana terang, bentuk badannya yang panjang dan gerakannya yang sangat lincah.

Sedangkan untuk ikan cupang kelamin betina, kita dapat mengetahui fisiknya, yaitu siripnya yang pendek dan warnanya kusam, kemudian dari bentuk badannya juga berbeda dengan ikan cupang jantan, ikan cupang betina bentuk badannya lebih bulat, ikan cupang betina juga memiliki gerakan yang lambat.

Siapkan Tempat Pemijahan dengan Air yang Bersih

Merupakan hal yang umum dan standar bahwa apabila kita ingin memijahkan ikan, kita wajib memperhatikan kualitas dari air yang kita gunakan. Pastikan air yang kita gunakan untuk pemijahan merupakan air yang bersih, kemudian simpan dalam wadah, dan diamkan selama satu malam penuh.

Tujuannya ialah untuk menetralkan kadar pH (power of hydrogen) dalam air, sehingga nantinya ikan tidak mudah stres dan nyaman dalam tempat yang sudah kita persiapkan.

Tanaman Air untuk Tempat Berlindung Anak Ikan

Apabila diperlukan, masukan tanaman air ke dalam tempat pemijahan, tujuannya untuk melindungi anakan ikan. Tetapi, apabila tempat pemijahan kita simpan dalam ruangan (indoor), tidak masalah apabila kita tidak menyertakan tanaman pada tempat pemijahan sekalipun.

Masukan Ikan Cupang Jantan yang Sudah Siap Kawin

Ikan cupang jantan yang sudah masuk fase pijah kemudian kita masukan ke dalam tempat pijah yang sudah kita persiapkan sebelumnya. Menurut teman saya, pastikan tempat pijah yang sudah ada cupang jantan tadi diberi aerator (mesin penghasil gelembung) atau apa saja yang bisa menghasilkan gelembung, misalnya pompa untuk mengalirkan air.

Gelembung yang dihasilkan ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan telur yang sudah dibuahi. Proses untuk membuat gelembung-gelembung ini membutuhkan waktu selama satu hari.

luginahijab.com

Masukan Indukan Betina

JIka gelembung udara sudah siap, masukan indukan betina. Pemijahan ikan cupang biasanya terjadi antara pukul tujuh pagi sampai pukul sepuluh pagi, atau sore hari antara pukul empat sampai pukul enam sore. Ikan cupang cukup sensitif, jadi biarkan ikan cupang di tempat yang tenang, agar ikan cupang tidak merasa terganggu.

Angkat Indukan Betina dari Tempat Pemijahan

Yang bertugas sebagai penjaga telur ialah ikan cupang jantan, sehingga apabila telur sudah terlihat pada tempat pijah, ambil ikan cupang betina untuk kemudian dipisahkan dari telurnya. Karena apabila tidak dipisahkan, telur-telur tersebut bisa dimakan oleh ikan cupang betina.

Telur-telur kemudian akan dipindahkan ke dalam gelembung-gelembung oleh ikan cupang jantan sampai telur-telur tersebut siap untuk menetas.

Telur Menetas dan Berikan Kutu Air (Moina atau Daphnia)

Setelah tiga hari, telur-telur itu akan menetas menjadi burayak (bayi ikan yang baru lahir atau menetas dari telurnya), mereka tidak perlu diberi makan. Berilah kutu air dengan jumlah yang sedikit agar tidak over pakan dan membuat kotor air dalam tempat pijah.

Ambil Ikan Cupang Jantan

Angkat ikan cupang jantan dari tempat pijah setelah sekitar dua minggu sejak telur menetas. Mulai pindahkan burayak tersebut ke tempat yang lebih luas dan berikan kutu air atau larva nyamuk.

Ikan Cupang Sudah Siap Untuk Dipisah-pisah

Setelah ikan cupang berumur kita-kira satu setengah bulan, satu per satu ikan cupang sudah bisa kita masukan ke dalam masing-masing wadah. Ikan cupang ini sudah bisa kita jual belikan.

Kemudian ketika ikan cupang sudah siap untuk dipijah, ulangi proses pijah diatas secara berurutan. Untuk kita ketahui indukan ikan cupang jantan yang siap untuk dipijah ialah ikan cupang jantan yang sudah berumur empat sampai delapan bulan. Sedangkan untuk indukan ikan cupang betina mulai siap untuk dipijah dari umur tiga sampai empat bulan.

Itulah penjelasan singkat tips budidaya ikan cupang menurut teman saya. Semoga dapat memberi pengetahuan baru dan menginspirasi kita semua.

Narasumber : Udin Samsudin (Praktisi Budidaya Ikan Cupang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *