Keputusan yang Menentukan Kualitas Hidup

Menentukan Kualitas Hidup
Menentukan Kualitas Hidup

Keputusan yang Menentukan Kualitas Hidup – Ketika saya membaca sebuah buku karya Anthony Robbins yang berjudul Money Master the Game. Saya terpaut dengan sepenggal materi yang disampaikan dalam buku tersebut. Materi tersebut mengenai sebuah keputusan yang dapat merubah kualitas hidup.

Dalam buku tersebut Anthony Robbins memaparkan ada tiga keputusan kunci yang bisa kita praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari. Anthony Robbins pun menegaskan jika kita membuat keputusan ini secara sadar, kita benar-benar dapat merubah hidup kita dalam sekejap.

Apa sajakah tiga keputusan yang menentukan kualitas hidup ini, langsung saja kita ulas di bawah ini:

Baca juga: Smarter Faster Better Karya Charles Duhigg

Keputusan #1: Apa yang Akan Menjadi Fokus Kita?

Pada setiap saat dalam hidup kita, ada jutaan hal yang dapat kita fokuskan. Kita memfokuskan diri pada hal-hal yang terjadi di sini, sekarang, atau apa yang akan kita ciptakan di masa depan, atau kita dapat menempatkan fokus kita kembali pada masa lalu.

Kita bisa mengarahkan fokus kita untuk memecahkan tantangan besar atau menghargai keindahan saat ini, atau mengasihani diri sendiri karena beberapa pengalaman yang mengecewakan. Jika kita tidak mengarahkan fokus kita secara sadar, lingkungan tempat kita berada akan terus-menerus cenderung menuntut mendapatkan perhatian kita.

Keputusan #2: Apa Artinya Hal Ini?

Apa artinya hal ini? Pada akhirnya, bagaimana kita merasa kehidupan kita tidak ada hubungannya dengan peristiwa hidup kita, atau dengan kondisi keuangan kita, atau apa yang telah dan belum terjadi kepada kita.

Kualitas hidup kita dikendalikan oleh temuan makna yang kita berikan terhadap hal-hal ini. Pada sebagian besar waktu, kita tidak menyadari dampak dari keputusan pemaknaan secara cepat ini yang sering dibuat dalam pikiran bawah sadar kita.

Ketika terjadi sesuatu yang mengganggu kehidupan kita, kecelakaan mobil, masalah kesehatan, kehilangan pekerjaan, apakah kita cenderung berpikir itu akhir atau awal?

Jika seseorang menentang kita, apakah ia “menghina” kita, “melatih” kita, atau benar-benar “peduli” terhadap kita? Apakah masalah yang “menghancurkan” ini berarti Tuhan sedang menghukum kita, atau memberikan tantangan untuk kita, atau mungkin inilah karunia-Nya?

Hidup kita menjadi makna apa pun yang kita berikan terhadapnya. Karena dengan masing-masing makna, akan hadir perasaan atau emosi yang unik, dan kualitas hidup kita adalah berdasarkan kualitas emosi tersebut.

Keputusan #3: Apa yang Akan Saya Lakukan?

Setelah kita membuat makna dalam benak kita, ia menciptakan emosi, dan emosi yang mengarah kepada keadaan dimana kita membuat keputusan ketiga, yaitu apa yang akan saya lakukan?

Tindakan yang kita ambil dibentuk secara kuat oleh keadaan emosional di dalam diri kita, jika kita marah, kita akan berperilaku cukup berbeda daripada kita merasa lucu atau menggelikan.

Jika kita ingin membentuk tindakan kita, cara tercepat adalah dengan mengubah apa yang kita fokusakan. Selain itu kita juga dapat mengubah makna menjadi sesuatu yang lebih memberdayakan. Tetapi, bahkan dua orang yang berbeda dalam keadaan marah akan berperilaku yang berbeda.

Yang satu akan menarik diri ketika mereka marah, dan satunya lagi akan tampil ke depan. Beberapa orang mengekspesikan kemarahan dengan tenang, atau keras, atau kasar. Beberapa orang menahannya untuk menunggu kesempatan berada di atas angin, atau bahkan membalas dendam.

Sebagian yang lain menghadapi kemarahan mereka dengan pergi ke pusat kebugaran dan berlatih. Sangat berguna untuk menyadari apa pola kita ketika kita merasa frustasi, marah, sedih atau merasa kesepian, karena kita tidak dapat mengubah pola kita jika kita tidak menyadari hal itu.

Itulah tiga keputusan yang menentukan kualitas hidup menurut Anthony Robbins dalam bukunya Money Master the Game. Menurutnya jika kita bisa menerapkan tiga keputusan ini, keputusan tersebut dapat membantu kita dalam membuat perubahan positif secara permanen di setiap bidang kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *